Selasa, 15 Januari 2019

5 Calon Suksesor De Gea di Man United, Nomor 1 Paling Mahal

SEMENJAK didatangkan dari Atletico Madrid pada bursa transfer musim panas 2011, David de Gea berstatus sebagai kiper utama Manchester United. Berkat kepiawaiannya, hanya sedikit bola yang masuk ke jala gawang kiper berusia 28 tahun tersebut.

5 Calon Suksesor De Gea di Man United, Nomor 1 Paling Mahal

Bahkan musim lalu, De Gea mendapatkan sarung tangan emas berkat kemampuannya mencetak clean sheet paling banyak di Liga Inggris 2017-2018. Akan tetapi, banyak kalangan menilai 2018-2019 merupakan musim terakhir De Gea berkarier bersama Setan Merah.
Karena tak kunjung memperpanjang kontrak, De Gea bisa pergi dari Stadion Old Trafford pada bursa transfer musim panas 2019 dengan gratis. Juventus dan Paris Saint-Germain (PSG) jadi dua klub yang bersaing mendapatkan tanda tangan kiper yang identik dengan brewoknya tersebut. Sekarang yang jadi pertanyaan, jika De Gea hengkang, siapakah yang akan mengawal gawang Man United?
Berikut 5 calon suksesor De Gea di Man United:

1. Jan Oblak (Atletico Madrid)
5 Calon Suksesor De Gea di Man United, Nomor 1 Paling Mahal

Oblak disebut-sebut sebagai penjaga gawang dengan refleks terbaik di dunia saat ini. Kemampuannya dalam menggagalkan situasi satu lawan satu membuat kiper Timnas Slovenia itu mencatatkan banyak clean sheet musim ini.
Dari 13 pertandingan di Liga Spanyol 2018-2019 bersama Atletico Madrid, eks kiper Benfica itu sudah mencatatkan enam clean sheet. Akan tetapi, Man United wajib mengaktifkan klausul lepas Oblak jika ingin mendapatkan kiper berusia 25 tahun itu yang berada di angka 100 juta euro (Rp1,64 triliun).

2. Jordan Pickford (Everton)

Jika Man United ingin mencari kiper lokal berkualitas, nama Pickford bisa dikedepankan. Untuk musim ini, Pickford mampu mencatatkan empat clean sheet dari 13 pertandingan Liga Inggris 2018-2019.
Berkat performa brilian itu, Pickford pun dipercaya menjadi kiper utama Tim Nasional (Timnas) Inggris, menggeser nama-nama beken lainnya seperti Jack Butland dan Joe Hart. Kebetulan, Man United pun sudah tidak lama mengandalkan kiper lokal. Kiper Inggris terakhir yang sempat tampil bersama Man United ialah Ben Foster.

3. Gianluigi Donnarumma (AC Milan)

Tak ada yang meragukan kualitas penjaga gawang berusia 19 tahun ini. Bahkan ketika usianya baru menginjak 17 tahun, kiper bertinggi badan 196 sentimeter itu sudah dipercaya untuk mengawal gawang AC Milan.

Perfoma apik bersama Milan membuat Donnaruma diangkat sebagai kiper utama Tim Nasional (Timnas) Italia, menggantikan Gianluigi Buffon. Mengingat usianya baru 19 tahun, catatan 10 caps bersama Timnas Italia terhitung luar biasa. Karena itu, Man United tak perlu ragu mendatangkan Donnarumma, meski adik dari Antonio Donnarumma itu masih terhitung belia untuk ukuran pesepakbola.



4. Alex Meret (Napoli)

Meret musim ini belum mencatatkan satu penampilan pun bersama Napoli. Akan tetapi, itu bukan karena Meret tampil buruk dan kalah bersaing dari David Ospina, namun karena kiper berusia 22 tahun itu sedang menjalani proses penyembuhan cedera lengan.

Jika Meret tidak memiliki kualitas, tentu Napoli takkan mau merogoh 22 juta euro untuk mendatangkannya dari Udinese pada bursa transfer musim panas 2018. Andai Meret dalam kondisi bugar, eks penjaga gawang SPAL itu disebut-sebut memiliki kualitas layaknya kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma.

5. Albant Lafont (Fiorentina)
Albant Lafont (Fiorentina)

Lafont disebut-sebut bakal muncul sebagai penjaga gawang terbaik di masa depan. Karena itu, Fiorentina berani mendatangkan kiper asal Prancis itu dari Toulouse pada bursa transfer musim panas 2018. Untuk mendaratkan kiper 19 tahun itu, manajemen La Viola –julukan Fiorentina– mengeluarkan 8,5 juta euro.

Bersama Fiorentina, Lafont terhitung gemilang. Dari 11 pertandingan, ia hanya kemasukan delapan gol dan mencatatkan empat clean sheet. Jika Man United mendatangkan Lafont, hal itu layaknya saat mereka menggaet De Gea tujuh tahun silam.


Disqus Comments